Isu-Isu Penting di Seputar Wilayah Perbatasan

 

Judul buku      : Pengembangan Kawasan Perbatasan

Penulis             : Lutfi Muta’ali

Tahun Terbit    : 2014

Penerbit           : Badan Penerbitan Fakultas Geografi (BPFG) UGM

Tebal               : 226 halaman

 

pengembangan kawasan perbatasanIsu perbatasan menjadi isu menarik akhir-kahir ini, Pemerintah Jokowi memiliki perhatian yang khusus terkait dengan persoalan perbatasan dan daerah terluar di Indonesia. Berbagai upaya untuk membangun wilayah perbatasan mulai dilaksanakan dengan gagasan pembangunan tol laut, gagasan revitalisasi pelabuhan, dan perbaikan fasilitas infratruktur di daerah perbatasan. Indonesia merupakan negara kepulauan yang tentu saja memiliki banyak pulau yang berdekatan atau berbatasan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Timor Leste, Papua Nugini, dan Brunei Darussalam.

Sudah lama, pembangunan di wilayah perbatasan kurang mendapatkan prioritas dan memiliki kecenderungan dilakukan kurang terintegrasi. Persoalan yang sering muncul ketika berbicara tentang bagaimana tantangan dan peluang pengembangan kawasan perbatasan banyak membahas terkait definisi dan konsep yang harus dipilih untuk menjadi paradigma pengembangan kawasan Perbatasan. Buku ini hadir untuk mengisi kekosongan dan sekaligus menjadi pelengkap bagaimana konsepsi, ruang lingkup, dan isu-isu strategis wilayah perbatasan ditawarkan secara komprehensif oleh penulis buku.

Buku ini berusaha memotret tentang berbagai isu perbatasan yang dilihat dari aspek paradigmatik, kebijakan, dan tata ruang perbatasan. Pada level paradigmatik, penulis buku mencoba untuk melihat persoalan perbatasan negara merupakan manifestasi utama kedaulatan wilayah suatu negara yang memiliki peranan penting dalam penentuan batas wilayah kedaualtan, pemanfaatan sumber daya alam, menjaga keamanan, dan keutuhan wilayah.

Pada level kebijakan, penulis buku mendekati dengan pendekatan geo-strategis, bagaimana kebijakan kawasan perbatasan memiliki dimensi teoritik dan aplikatif. Pada aspek tata ruang, penulis mencoba melihat pola tata ruang yang berkembang di wilayah perbatasan dengan menekankan pada zona laut. Buku ini dibagi menjadi Empat bab yaitu pada bab I mendeskripsikan tentang posisi strategis tentang kajian wilayah perbatasan, konsepsi dan fungsi kawasan perbatasan, serta isu peluang, dan tantangan, serta kendala pengembangan wilayah perbatasan. Bab II menjelaskan tentang karakteristik dan kebijakan kawasan perbatasan.

Bab III mendeskripsikan teori dan model pengembangan kawasan perbatasan yang terdiri dari model pengembangan kawasan perbatasan berbasis keruangan, model pengembangan kawasan perbatasan berbasis ekonomi regional, model pengembangan kawasan perbatasan berbasis infrastruktur, investasi, dan kebijakan, model pengembangan kawasan perbatasan berbasis manajemen, dan yang terakhir model pengembangan kawasan perbatasan berbasis masyarakat. Bab IV mendeskripsikan tawaran konseptual dari penulis buku terkait bagaimana penataan ruang kawasan perbatasan.

Buku ini menarik untuk dibaca dan menjadi acuan awal bagi pemangku kebijakan yang memiliki perhatian pada wilayah perbatasan, akademisi,dan peneliti yang ingin melakukan kajian terkait isu-isu penting di seputar wilayah perbatasan. (hst)

3 Comments
  1. Fitri
  2. Hastangka
  3. fadhil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *